085848444419 Hubungi kami sekarang untuk info lebih lengkap dan penawaran terbaik!

INGIN RUMAH LEBIH LEGA? GUNAKAN SAJA KONSEP DESAIN MEZZANINE!

sudah menjadi hal yang lumrah jika setiap orang menginginkan sebuah rumah hunian yang lega, dimana bisa menampung banyak fungsi ruangan yang memang sangat dibutuhkan untuk menunjang keharmonisan dalam kehidupan berumahtangga. Namun sayangnya hal tersebut bisa dikatakan cukup sulit untuk diwujudkan pada masa kini dimana ada cukup banyak tantangan yang ada, seperti keterbatasan lahan dan juga biaya. Dan disinilah keindahan dari seni desain interior bertindak, dimana tidak hanya mengatur nilai estetika dari sebuah tampilan, namun juga mampu menyelesaikan berbagai macam problem yang ada dalam sebuah bangunan.

menghadapi permasalahan berupa keterbatasan lahan, tentu ada sebuah solusi untuk menambah jumlah lantai bangunan. Namun tentu hal itu menambah sebuah problem baru, yaitu dibutuhkannya biaya yang tentu tidak sedikit. Terlebih lagi, jika hal tersebut membutuhkan adanya perombakan konstruksi bangunan, tentu akan memerlukan biaya yang jauh lebih banyak lagi. Lantas apa yang bisa dilakukan saat adanya problem lahan terbatas, namun masih memerlukan berbagai tambahan fungsi ruangan yang ada? Jawabannya simpel, kenapa tidak gunakan saja konsep desain Mezzanine!

Apa Sih Itu Mezzanine?

Mezzanine, atau yang lazim disebut mezanin pada masyarakat kita, berasal dari kata mezzo yang dalam bahasa Italia artinya bagian tengah atau ditengah. Dengan begitu, maka mezzanine berarti adanya penambahan sebuah ruangan yang letaknya berada di tengah, yaitu diantara lantai dan plafon. Maka berarti, mezzanine ini bisa dikatakan sebagai lantai atau ruang tambahan yang terletak lebih tinggi daripada lantai utama, dengan tujuan untuk menambahkan fungsi ruangan tanpa harus membuat ruangan yang ada sebelumnya terkesan penuh dan sesak.

bisa melihat salah satu contohnya melalui gambar diatas. Pada gambar tersebut, anda akan melihat adanya mezzanine, yaitu penambahan ruang berupa ruang kerja pribadi yang berada di atas ruang keluarga.

tidak menggunakan konsep mezzanine, maka anda harus menjadikan satu antara ruang kerja pribadi dengan ruang keluarga. Memang bisa dilakukan, namun tentu ada yang harus dikorbankan, yaitu luas area. Artinya harus ada satu ruang yang menjadi lebih kecil luasnya dibandingkan ruang satunya. Belum lagi adanya kesan ruang yang terlihat penuh dan sesak, karena area yang seharusnya digunakan untuk satu ruang digunakan untuk dua ruang. Namun dengan menggunakan konsep desain mezzanine, maka anda akan mendapatkan kedua fungsi ruang tersebut secara bersamaan, tanmpa harus membuatnya nampak penuh sesak. Coba saja anda cermati contoh diatas, terlihat lega bukan?

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Penerapan Mezzanine

melihat penjelasan diatas pastinya anda telah mengerti garis besar tujuan dari penerapan konsep mezzanine. Atau mungkin beberapa dari anda sudah memutuskan untuk langsung mencobanya? Tunggu dulu, meskipun terlihat mudah namun tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum anda langsung mengaplikasikannya. Simak dulu poin penting di bawah ini ya agar anda tidak salah penerapan nantinya!

Perhatikan Posisi Dan Luas Lantai Mezzanine

rasanya terlihat mudah untuk diterapkan, namun pastikan anda telah mengetahui berbagai kaidah yang harus dipenuhi. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, agar konsep desain mezzanine yang anda kreasikan tidak hanya terlihat cantik secara estetika, namun juga tetap memberikan manfaat secara maksimal. Tentu anda tidak ingin hasil akhirnya malah menjadikan ruangan anda jadi panas dan sumpek bukan?

Oleh karena itu, yang pertama kali perlu anda perhatikan adalah mengenai posisi lantai mezzanine yang hendak anda aplikasikan. Anda harus perhitungkan dengan seksama tinggi lantai mezzanine tersebut. Dengan begitu, nantinya ruang mezzanine anda tetap memiliki tinggi yang ideal layaknya ruangan normal pada umumnya. Jangan sampai ruang mezzanine yang anda ciptakan justru menghadirkan rasa tidak nyaman saat menempatinya, atau bahkan sampai membuat kepala anda terbentur karena tingginya kurang memadai.

ada luas lantai yang perlu anda perhitungkan. Idealnya, luas lantai mezzanine yang akan anda buat jangan sampai melebihi dari sepertiga luas ruangan yang ada. Hal ini harus anda perhatikan dengan seksama karena nantinya akan memiliki dampak besar terhadap ruang yang ada di bawah lantai mezzanine. Tentu anda tidak ingin ruangan menjadi sumpek, karena sirkulasi udara terganggu akibat luas lantai mezzanine yang tidak proporsional.

Sebaiknya Tetap Pada Fungsi Aslinya

kita kembali lagi dalam pengertian mezzanine, maka kita akan melihat bahwa secara garis besar tujuannya adalah menciptakan ruang tambahan tanpa harus mengorbankan ruang utama. Dari sini, kita bisa melihat gambaran umum mengenai ruang apa saja sih yang memang cocok untuk dijadikan ruang mezzanine. Idealnya, mezzanine diciptakan untuk menambahkan berbagai ruangan yang sifatnya secondary, bukan ruangan primer. Ruang kerja pribadi, perpustakaan mini, ruang baca, dan lain sebagainya, merupakan contoh ruang yang cocok untuk diterapkan sebagai ruang mezzanine.

lebih baik untuk menghindari ruang mezzanine yang memiliki fungsi sebagai ruang utama, semisal ruang tidur atau ruang tamu. Memang bukan hal yang mutlak tidak boleh dilakukan, namun akan lebih baik untuk dihindari demi menjaga tampilan estetik dan juga fungsi yang maksimal. Jadikan ruang utama sebagai mezzanine jika memang mendesak saja, semisal karena luas hunian yang memang relatif terlalu kecil.

Perhatikan Unsur Pencahayaan

Yang berikutnya, anda tentu harus memperhatikan dengan seksama mengenai pencahayaan yang ada. Jangan sampai hunian berkonsep mezzanine milik anda jadi kurang menarik hanya karena kesalahan pencahayaan. Selain tidak menarik, tentu akan menjadikan anda tidak betah di dalamnya, karena suasana menjadi suram akibat kurang dan minimnya pencahayaan. Pastikan ruang mezzanine anda tetap terlihat cerah dan menarik, begitu juga dengan ruang yang ada dibawahnya.

anda bisa menimbang sendiri bagaimana pencahayaan yang ada pada rumah mezzanine milik anda. Apakah sudah pas, atau masih kurang? Jika terasa masih kurang, maka anda perlu menambahkan adanya sumber pencahayaan yang memadai. Bisa dengan menambahkan bukaan yang lebar agar mendapat cahaya alami, atau dengan menambahkan lampu agar ruang yang ada di bawah mezzanine tetap terlihat cerah.

Pentingnya Pemilihan Material

Yang terakhir dan tak kalah pentingnya, anda harus perhatikan dengan benar mengenai pemilihan material untuk konsep desain mezzanine milik anda. Memang fungsinya adalah lantai tambahan, namun bukan berarti anda bisa menggunakan lantai ala kadarnya. Tentu ada spesifikasi minimal yang harus anda penuhi untuk segi keamanannya. Anda diharuskan memilih material yang memang memiliki durabilitas yang prima, semisal kayu atau beton ringan, karena nantinya lantai mezzanine akan aktif digunakan untuk beraktivitas.

tangga menuju lantai mezzanine juga perlu anda cermati. Salah memilih bentuk tangga bisa menjadikan ruangan anda nampak penuh dan sumpek. Sebagai inspirasi, anda bisa melihat pada contoh diatas. Tangga spiral bisa menjadi sangat efektif untuk menambah kesan lega. Pemilihan material dan juga warnanya tentu bisa anda sesuaikan dengan tema yang ada, sehingga akan menambah cantik tampilan estetikanya.

perabotan, sebaiknya hindari penggunaan perabotan dengan tinggi yang berlebih pada ruang mezzanine anda. Tentu ini bertujuan untuk menghindari tampilan yang kurang sedap dipandang mata. Penggunaan perabot dengan tinggi yang tidak ideal hanya akan menyebabkan ruang mezzanine anda nampak kecil dan sumpek. Karena itu pilihlah perabot yang sesuai, atau bisa juga dengan perabot custom yang memang ditujukan untuk ruang mezzanine.

Nah jadi itu tadi ulasan singkat yang bisa kami berikan mengenai konsep desain mezzanine. Dengan memperhatikan berbagai poin penting yang kami berikan diatas, tentu kami harapkan bisa membantu anda dalam mewujudkan rumah hunian yang lebih lega dengan adanya desain mezzanine. Semoga bermanfaat, dan sampai jumpa pada pembahasan menarik berikutnya!

Leave a Reply