085848444419 Hubungi kami sekarang untuk info lebih lengkap dan penawaran terbaik!

UDAH TAHU BELUM NIH SOAL SPLIT LEVEL DALAM DESAIN RUMAH HUNIAN YANG MODERN?

Kontraktor jogja – Saat kita menjumpai permasalahan berupa keterbatasan lahan maka kita akan berhadapan pada pilihan yang cukup sulit. Pilihan yang pertama, kita harus merelakan beberapa ruang yang seharusnya dibutuhkan, tapi tidak memungkinkan untuk diwujudkan karena lahan sisa yang ada sudah tidak mencukupi. Atau dengan pilihan kedua, tetap menghadirkan berbagai ruang tersebut, dan konsekuensinya berupa luas ruangan yang sempit dan kurang ideal. Serba salah ya pastinya?
Namun kabar baiknya, problem tersebut bisa diatasi jika kita menerapkan konsep split level ke dalam rumah hunian kita. Lalu apa itu split level? Apa sajakah keuntungannya dengan menerapkan split level? Dan bagaimana caranya agar penerapan split level mampu memberikan hasil yang maksimal?
Untuk menjawab rasa penasaran anda, maka kali ini kita akan membahas mengenai split level secara lebih mendalam. Jadi jangan kemana-mana ya, ikuti terus pembahasan dibawah ini hingga selesai!.

Apa Itu Split Level?

Mungkin beberapa diantara anda masih awam dengan istilah split level. Apa sih itu split level? Split level sendiri merupakan perbedaan tingkat ketinggian lantai ataupun penerapan level ketinggian yang berbeda pada hampir setiap fungsi ruang yang ada pada sebuah rumah. Dengan begitu, maka rumah yang menerapkan konsep split level akan mempunyai berbagai fungsi ruang dimana tingkat ketinggiannya akan berbeda-beda.
Pada umumnya ketinggian dari split level tersebut adalah setengah dari lantai biasa. Kemudian untuk menghubungkan berbagai level tingkatan yang ada tersebut akan digunakan anak tangga, yang tentunya akan lebih pendek dibandingkan anak tangga yang menghubungkan ruang pada lantai bertingkat. Umumnya akan terdapat antara tiga hingga empat level dalam sebuah rumah hunian yang menerapkan split level, tapi bisa saja berbeda jumlahnya untuk setiap desain rumah.
Lalu apa manfaatnya? Secara garis besarnya, maka penerapan split level adalah untuk tetap menghadirkan fungsi ruang yang dibutuhkan meski dihadapkan dengan keterbatasan lahan, tanpa harus membuat ruang yang ada terkesan kecil dan juga sumpek. Untuk lebih jelasnya akan kita bahas lebih lengkap sebentar lagi.

Kelebihan Desain Split Level

Apa saja sih kelebihan dari penerapan desain split level? Untuk mengetahui berbagai kelebihannya, maka bisa anda simak daftarnya dibawah ini.

Pemanfaatan Lahan Dengan Lebih Efisien

Seperti yang sudah sedikit kita singgung pada awal pembahasan, split level ditujukan untuk mengatasi permasalahan lahan yang ada. Bagi anda yang memiliki lahan yang tidak terlalu luas, maka split level bisa menjadi solusi untuk mewujudkan berbagai fungsi ruang yang sebelumnya sulit untuk dihadirkan.

Kemudian untuk anda pemilik lahan dengan kontur yang curam atau tidak rata, maka konsep split level jelas menjadi solusi yang praktis. Anda tidak perlu lagi repot untuk menimbun ataupun meratakan permukaan tanah.

Minim Penggunaan Partisi Dan Pintu

Lalu kelebihan yang selanjutnya akan terlihat dari minimnya penggunaan partisi dan juga pintu ruangan. Dengan konsep split level, maka nantinya antar fungsi ruang yang ada tidak terpisah menggunakan partisi, melainkan dengan ketinggian level yang berbeda. Begitu juga dengan pintu. Karena tidak adanya partisi seperti ruangan pada umumnya, maka tidak lagi dibutuhkan pintu.
Hal ini jelas memberikan dampak yang cukup positif. Tanpa adanya partisi, maka ruang yang ada tidak akan terasa sesak dan sumpek meskipun ukurannya relatif kecil. Dengan begitu anda akan tetap mendapatkan sebuah ruang yang berfungsi secara optimal, tanpa harus terasa tidak nyaman saat berada di dalamnya.

Langit-Langit Yang Lebih Luas Dan Terbuka

Manfaat yang selanjutnya bisa anda lihat dari langit-langit yang ada. Dengan penggunaan konsep split level, maka nantinya anda akan merasakan bahwa langit-langit yang ada terasa jadi lebih tinggi dan luas. Anda hanya perlu menghadirkan dua lapisan langit-langit agar hunian anda berkesan jadi jauh lebih lapang.
Manfaat lainnya yang akan terasa adalah dari suhu ruangan yang ada. Pemakaian pendingin ruangan atau air conditioner akan menjadi jauh lebih optimal karena keseluruhan ruangan dari atas hingga bawah akan mampu menyerapnya secara jauh lebih merata.

Mampu Mewujudkan Lebih Banyak Ruangan

Jika diperhatikan, maka konsep split level bisa dikatakan bagian dari konsep open plan. Konsep open plan merupakan sebuah konsep dimana garis besarnya menghadirkan berbagai ruang terbuka. Dimana pemisahan anatara satu ruang dengan ruang lainnya dibatasi dengan pembatas visual, seperti perbedaan warna plafon, perbedaan motif dan jenis lantai, hingga pembatas berupa furnitur seperti karpet dan juga lemari kecil.
Nah, dalam split level sendiri, penggunaan pembatas visual adalah dengan adanya perbedaan ketinggian antara tiap ruang yang ada. Jadi bisa dikatakan bahwa split level merupakan bagian dari open plan, namun dengan menitikberatkan adanya perbedaan ketinggian sebagai pembatas visualnya.

Dan seperti yang telah kita ketahui bersama, konsep open plan merupakan konsep yang sangat ampuh dalam menghadirkan lebih banyak ruangan tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Nantinya, penerapan split level ini selain akan menghadirkan jumlah ruang yang lebih banyak, juga akan memberikan tampilan yang jauh lebih modern dan memanjakan mata karena adanya perbedaan ketinggian pada setiap fungsi ruang yang ada. Jadi tidak hanya bermanfaat secara fungsionalitas saja, melainkan ada penambahan nilai estetik di dalamnya. Sangat menarik bukan?
Nantinya anda akan mempu menghadirkan berbagai fungsi ruang tambahan, yang tadinya cukup sulit diwujudkan jika anda masih menerapkan konsep lama yang menggunakan partisi ruang. Sebut saja ruang kerja pribadi, ruang penyimpanan, area belajar dan bermain anak, hingga perpustakaan pribadi, bisa anda tambahkan ke dalam hunian anda tanpa perlu mengorbankan kenyamanan yang ada.

Apakah Kekurangannya?

Selain memberikan banyak sisi positif dalam kelebihannya, tentu split level bukanlah konsep yang sempurna tanpa kekurangan. Ada sedikit kekurangan dalam konsep split level, yang tentu harus anda cermati sebelumnya.

Butuh Perencanaan Yang Tepat

Konsep split level jelas akan bermain dengan adanya banyak perbedaan ketinggian. Dan hal ini tentu membutuhkan perencanaan yang sangat matang. Perencanaan yang kurang tepat akan membuat rumah split level terasa sempit dan memiliki langit-langit yang terlalu rendah.

Dari segi biaya sendiri, rumah split level tentu akan membutuhkan biaya konstruksi yang tidak sama dengan konstruksi rumah biasa pada umumnya. Karena itulah mutlak dibutuhkan perencanaan yang matang, agar biaya yang sudah dikeluarkan tidak menjadi sia-sia nantinya.

Butuh Mobilitas Yang Cukup Aktif

Rumah dengan konsep split level berarti akan ada cukup banyak anak tangga yang harus dituruni dan dinaiki. Untuk anggota keluarga dalam rentang usia muda tentu hal tersebut bukanlah menjadi masalah. Namun bisa menjadi sebuah masalah besar jika ada lansia atau balita dalam anggota keluarga anda.

Untuk menerapkan konsep split level ke dalam rumah hunian anda, maka anda harus memastikan terlebih dahulu apakah anggota keluarga yang ada siap dengan tantangan yang dihadirkan. Hindari penerapan split level jika ada lansia, ataupun anak yang masih terlalu kecil. Namun jika anggota keluarga anda semuanya dalam rentang usia yang cukup, maka hal ini tentu tidak perlu anda khawatirkan lagi.

Nah jadi itu tadi ulasan singkat yang bisa kami berikan mengenai konsep split level dalam desain rumah hunian yang modern. Dengan perencanaan yang matang, dan juga perhitungan yang tepat, maka split level akan mampu mewujudkan permasalahan lahan yang anda hadapi. Ditambah lagi, konsep split level akan menghadirkan kesan visual berupa tampilan rumah yang modern dan juga tentunya akan sangat nyaman untuk ditempati.
Semoga ulasan ini bermanfaat untuk anda semua, dan sampai jumpa pada pembahasan menarik berikutnya!

Leave a Reply